Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

PMII UIN Suka: Kemunafikan Bertopeng Pergerakan

PMII UIN Suka: Kemunafikan Bertopeng Pergerakan Oleh: Poor Ayam (Download pdf: PMII UIN Suka: Kemunafikan Bertopeng Pergerakan )   Masih dalam konteks organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) lingkup UIN Sunan Kalijaga dalam rentang waktu 2019—2022.   Apa yang kalian lihat pada setiap kegiatan “ bocah-bocah ” PMII di lingkungan UIN Suka? Aku menilai “ abang-abang aktipis ” itu tidak lebih dari sekadar sebuah aksi “kebodohan” . Sebut saja salah satunya penolakan ketua DEMA terhadap Dana Cita yang disepakati kerja samanya oleh UIN Suka beberapa bulan yang lalu. [1] Lebih mendalam, pangkal dari pembahasan itu dilandasi semangat mengkritik atas UKT mahal UIN Sunan Kalijaga.   Melihat Sejenak ke Belakang Logikaku tidak mampu memahami kenapa topik pembahasan yang berkibar di website-website berafiliasi PMII seperti geger.id dan ashrambangsanews.com , selalu membahas tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mahal. Kenapa aku tidak mampu memahami? Karena jauh sebelu...

PMII di Babak Persimpangan Kehancuran Intelektual?

Gambar
  PMII di Babak Persimpangan Kehancuran Intelektual? Oleh: Poor Ayam (Download pdf:  PMII di Babak Persimpangan Kehancuran Intetektual? ) ___ “PMII sebagai organisasi kampus, memiliki kewajiban dalam menghadirkan suasana akademik. Jika PMII menyelenggarakan aktivitas yang tidak mencerminkan pribadi intelektual, maka layak dibubarkan!” ___ Konteks tulisan ini aku maksudkan kepada organisasi PMII domisili Yogyakarta, khususnya UIN Sunan Kalijaga dalam rentang tahun 2019—2022.   Fenomena merebaknya aksi “ abang-abang aktipis ” yang diulahi oleh anggota organisasi PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) di sekitar lingkungan kampus UIN Sunan Kalijaga, agaknya terlalu ekstrem dan belum sepenuhnya pantas untuk disebut sebagai aktivis intelektual.   Sebagaimana yang diketahui, “ tongkrongan ” ini memiliki manifesto menciptakan untuk intlektual organik yang diilhami oleh pemiki...